Pengurus Pramuka Banggae dan Tammerodo Sendana Resmi Dilantik

β
βMAJENE, Porossulbar.id β Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Majene secara resmi melantik dan mengukuhkan Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) serta Pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Banggae dan Kecamatan Tammerodo Sendana untuk masa bakti 2026β2029. Pelantikan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Kamis (25/6/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi dan peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan sosial.
βProsesi pelantikan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah unsur penting dalam organisasi kepramukaan di Kabupaten Majene. Hadir mewakili pimpinan Kwarcab Majene, Wakil Ketua Bidang Keuangan Kwarcab Majene, Dra. Hj. Andi Anggraeni Tammalele, para Ketua Mabiran Kecamatan Banggae dan Tammerodo Sendana, jajaran pengurus Kwarcab, serta seluruh pengurus Kwarran yang baru dikukuhkan.

Pelantikan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi juga menjadi titik awal konsolidasi organisasi dalam menyusun program-program kerja yang lebih terarah dan berdampak langsung kepada masyarakat. Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk, Kwarcab Majene berharap gerakan kepramukaan di tingkat kecamatan dapat semakin aktif menjalankan fungsi pendidikan nonformal yang berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda.
βKetua Kwarran Tammerodo Sendana, Sarman, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa amanah yang diberikan kepada dirinya dan seluruh jajaran pengurus merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen.
βMenurutnya, tantangan organisasi ke depan tidak ringan. Karena itu, diperlukan kerja sama dan kolaborasi yang kuat antar seluruh pengurus agar Gerakan Pramuka dapat kembali menjadi organisasi yang dekat dengan masyarakat dan diminati oleh generasi muda.

βββKepercayaan yang diberikan ini adalah amanah yang harus kami jalankan dengan sungguh-sungguh. Kami ingin membangun kembali semangat kepramukaan di tingkat gugus depan dan masyarakat. Untuk itu dibutuhkan kerja sama semua pihak agar program-program yang dirancang dapat terlaksana dengan baik,β ujarnya.
βHal senada disampaikan Ketua Kwarran Banggae, Sopyan, S.H.. Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus tampil sebagai organisasi pendidikan karakter yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
βMenurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Darma Pramuka tidak boleh hanya menjadi slogan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

βPramuka adalah organisasi yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Saya mengajak seluruh keluarga besar Pramuka Banggae dan Tammerodo untuk menunjukkan kepedulian nyata dengan membantu saudara kita yang terdampak musibah kebakaran di Majene. Inilah saatnya kita merepresentasikan semangat cinta alam dan kasih sayang sesama manusia secara konkret,β tegas Sopyan di hadapan peserta pelantikan.
βAjakan tersebut mendapat respons positif dari seluruh peserta yang hadir. Semangat gotong royong dan solidaritas yang menjadi ciri khas Gerakan Pramuka tampak mengemuka sepanjang kegiatan berlangsung.
βSementara itu, mewakili Kwarcab Majene, Dra. Hj. Andi Anggraeni Tammalele memberikan arahan strategis kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya membangun organisasi yang kuat melalui tata kelola administrasi yang tertib dan profesional.

Menurutnya, salah satu indikator organisasi yang sehat adalah keberadaan sistem administrasi yang baik serta dukungan sarana organisasi yang memadai. Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar setiap kwartir ranting segera memiliki sekretariat tetap yang dapat difungsikan sebagai pusat koordinasi dan pelaksanaan kegiatan kepramukaan.
βββOrganisasi yang baik adalah organisasi yang tertib administrasinya. Selain itu, kami menekankan pentingnya digitalisasi, khususnya kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) digital. Kwarran Banggae kita dorong untuk mencapai target 100 persen kepemilikan KTA sehingga pendataan anggota dapat lebih tertata dan terintegrasi,β ungkapnya.

βSelain menyoroti aspek kelembagaan, Kwarcab Majene juga memberikan perhatian besar terhadap peran sosial Gerakan Pramuka di tengah masyarakat. Dalam arahannya, Andi Anggraeni menegaskan bahwa seluruh aktivitas kemanusiaan yang dilakukan anggota Pramuka hendaknya terkoordinasi melalui unit Pramuka Peduli agar penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan terukur.
ββKwarcab Majene juga berharap kepengurusan baru mampu menjadikan Gerakan Pramuka sebagai garda terdepan dalam membantu pemerintah menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain pencegahan penyalahgunaan narkoba, penanganan anak putus sekolah, pembinaan karakter remaja, hingga sosialisasi mengenai dampak negatif pernikahan usia dini.
βPeran tersebut dinilai sangat penting mengingat Pramuka memiliki jaringan hingga tingkat desa dan sekolah yang memungkinkan penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat secara lebih luas.
βMelalui program-program yang inovatif dan menyentuh kebutuhan masyarakat, Gerakan Pramuka diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
βMenariknya, semangat kepedulian yang disampaikan dalam sambutan para pengurus langsung diwujudkan pada akhir kegiatan. Seluruh peserta pelantikan secara sukarela mengumpulkan donasi untuk membantu korban kebakaran yang menghanguskan empat unit rumah di Lingkungan Galung Tengah, Kelurahan Galung, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.
βAksi spontan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Dasa Darma Pramuka tidak hanya disampaikan dalam pidato, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata. Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada para korban melalui mekanisme yang telah dikoordinasikan oleh Pramuka Peduli.
βDengan telah dilantiknya Mabiran dan Pengurus Kwarran Banggae serta Tammerodo Sendana masa bakti 2026β2029, diharapkan semangat baru akan lahir dalam tubuh Gerakan Pramuka Majene. Kepengurusan yang baru diharapkan mampu menghadirkan program-program yang lebih inovatif, memperkuat pendidikan karakter generasi muda, serta meningkatkan kontribusi organisasi dalam menjawab berbagai tantangan sosial di Kabupaten Majene.
Pelantikan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Gerakan Pramuka tetap relevan sebagai wadah pembinaan generasi bangsa yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga memiliki jiwa kemanusiaan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
β

