Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Bekali Siswa Baru SMPN 3 Majene
MAJENE, Porossulbar.id β Memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Polres Majene, Bripka Ahmad Dian F, hadir memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada peserta didik baru di SMPN 3 Majene, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menanamkan kesadaran hukum sejak dini.
β
βDalam kesempatan tersebut, Bripka Ahmad Dian F mengajak para siswa untuk menjadikan masa sekolah sebagai wadah meraih prestasi dan mengembangkan potensi diri, bukan justru terjerumus ke dalam perilaku yang dapat merusak masa depan.
β
βMelalui penyuluhan yang disampaikan secara komunikatif, para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) serta dampak negatif pergaulan menyimpang yang dapat menghambat cita-cita mereka.
β
βSelain itu, ia mengingatkan pentingnya belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin, serta menghindari segala bentuk perbuatan yang dapat mencoreng nama baik sekolah maupun keluarga.
β
βTak hanya itu, Bripka Ahmad Dian F juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman dengan menolak segala bentuk perundungan (bullying). Ia mengajak seluruh peserta didik untuk saling menghargai, menghormati perbedaan, dan berani melaporkan apabila menemukan tindakan bullying di lingkungan sekolah.
β
βMateri penyuluhan turut mencakup edukasi tentang keselamatan berlalu lintas. Para siswa diingatkan agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
β
βMelalui kegiatan tersebut, Polsek Banggae berharap para pelajar baru tidak hanya memiliki semangat belajar yang tinggi, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, taat hukum, serta mampu menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

