Kemenag Majene Ajak Remaja Siapkan Diri Menuju Pernikahan BRUS

Kemenag Majene Ajak Remaja Siapkan Diri Menuju Pernikahan BRUS
Bagikan berita

β€ŽMAJENE, Porossulbar.id – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene, H. M. Sahlan, S.Ag., M.AP., mengajak para remaja untuk mempersiapkan diri secara matang sebelum memasuki jenjang pernikahan. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar di Aula MAN 1 Majene, Rabu (29/7/2026).

β€ŽKegiatan yang diikuti sekitar 80 siswa dan siswi kelas XI dan XII tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya membangun keluarga yang berkualitas sejak dini. Melalui program ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, tanggung jawab dalam rumah tangga, serta pentingnya perencanaan masa depan.

Dalam arahannya, H. M. Sahlan menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar persoalan usia atau status, melainkan membutuhkan kesiapan yang menyeluruh. Menurutnya, pasangan yang akan menikah harus memiliki kesiapan mental, spiritual, emosional, pendidikan, hingga ekonomi agar mampu menjalani kehidupan rumah tangga dengan baik.

β€Ž”Menikah bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga merupakan amanah besar yang harus dipersiapkan dengan matang. Karena itu, para remaja perlu membekali diri dengan ilmu, akhlak, pendidikan, dan kemampuan untuk bertanggung jawab sebelum memutuskan menikah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak terburu-buru mengambil keputusan untuk menikah tanpa persiapan yang memadai. Pernikahan dini, katanya, berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari putus sekolah, masalah ekonomi, hingga tingginya risiko kesehatan bagi ibu dan anak.

β€ŽMelalui kegiatan BRUS, Kementerian Agama berharap para remaja memiliki pemahaman yang benar tentang makna pernikahan sehingga mampu merencanakan masa depan secara lebih bijaksana. Dengan bekal pengetahuan tersebut, generasi muda diharapkan dapat menghindari berbagai risiko yang muncul akibat kurangnya kesiapan dalam membangun rumah tangga.

Selain memberikan materi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi bagi para siswa untuk bertanya mengenai berbagai persoalan yang dihadapi remaja, mulai dari pergaulan, pendidikan, hingga persiapan menuju kehidupan berkeluarga.

β€ŽProgram BRUS merupakan salah satu bentuk komitmen Kementerian Agama dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan generasi muda. Edukasi sejak usia sekolah dinilai penting untuk menciptakan calon-calon keluarga yang mampu mewujudkan kehidupan rumah tangga yang harmonis, bahagia, dan sejahtera.

Di akhir kegiatan, H. M. Sahlan mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menjaga akhlak dan karakter sebagai bekal menghadapi masa depan.

β€Ž”Dengan persiapan yang baik, kita dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Remaja berkualitas adalah fondasi bagi masa depan bangsa yang bermartabat,” pungkasnya.

β€Ž

Ikhsan

No copas bang