βSemarak HUT RI ke-81, KKN Unsulbar Dan Warga Salabose Gelar Lomba Kemerdekaan
MAJENE, Porossulbar.id β Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pembukaan rangkaian Lomba Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lingkungan Salabose, Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Jumat (31/7/2026).

βKegiatan yang dipusatkan di area belakang Masjid Kuno Salabose ini merupakan hasil kolaborasi Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) bersama pemerintah kelurahan dan masyarakat setempat. Berbagai perlombaan akan berlangsung selama sepekan, mulai 31 Juli hingga 7 Agustus 2026, sebagai bagian dari upaya menyemarakkan peringatan kemerdekaan sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.

Acara pembukaan secara resmi dibuka oleh Lurah Pangali-ali, Aswil, S.E., yang dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dan masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan yang bernilai positif.
ββ”Peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi ajang perlombaan dan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi mahasiswa KKN Universitas Sulawesi Barat yang mampu berkolaborasi dengan masyarakat sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi kita semua,” ujar Aswil.

βPembukaan kegiatan turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama, di antaranya, Drs. Muhammad Gaus, M.M. memimpin doa, Kepala Lingkungan Salabose Nasrun T., Imam Masjid Salabose Muhammad Akil, mantan Kepala Lingkungan Salabose Muh. Idham Saharan, Iksan, Muhammad Wais, S.Farm., serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Kepala Lingkungan Salabose, Nasrun T., mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai wadah memperkuat persaudaraan serta menjaga kekompakan warga.
β”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, mahasiswa KKN, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Semoga perlombaan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan rasa persatuan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif,” ungkap Nasrun.

Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) KKN Tematik Literasi Universitas Sulawesi Barat, Haryono, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat selama pelaksanaan KKN di Lingkungan Salabose.
β”Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kelurahan Pangali-ali, Kepala Lingkungan Salabose, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah menerima kami dengan sangat baik selama menjalankan program KKN. Dukungan dan kerja sama yang luar biasa inilah yang membuat seluruh program, termasuk kegiatan lomba kemerdekaan ini, dapat terlaksana. Semoga kegiatan ini menjadi kenangan indah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Panitia telah menyiapkan berbagai perlombaan yang dibagi berdasarkan kategori usia dan kelompok peserta agar seluruh lapisan masyarakat dapat ikut berpartisipasi.
βUntuk kategori anak-anak, lomba yang dipertandingkan meliputi makan kerupuk, paku botol, biskuit dahi, estafet tepung, joget balon, membaca nyaring bagi siswa Sekolah Dasar (SD), serta lomba menggambar dan mewarnai untuk anak Taman Kanak-kanak (TK).
βSementara itu, kategori ibu-ibu menghadirkan lomba tebak gaya, joget balon, sambung lagu, estafet sarung, senam, hingga lomba corong-corong yang mengundang gelak tawa para peserta dan penonton.

Adapun kategori bapak-bapak diisi dengan lomba ketangkasan sambung tulang menggunakan kartu joker yang menguji strategi, ketelitian, dan kekompakan peserta.
βPerlombaan perdana yang digelar adalah lomba corong-corong.Dalam perlombaan ini, peserta menggunakan corong berbahan kertas berbentuk kerucut yang menutupi wajah dengan lubang pandang yang sangat kecil sehingga penglihatan menjadi terbatas. Peserta kemudian harus mengambil air menggunakan gelas dan menuangkannya ke dalam botol. Pemenang ditentukan berdasarkan jumlah air terbanyak yang berhasil dimasukkan ke dalam botol hingga waktu perlombaan berakhir. Tingkah lucu para peserta yang kesulitan mengarahkan air ke botol pun mengundang tawa dan sorak sorai warga yang menyaksikan.

Panitia juga telah menyiapkan hadiah bagi para juara satu, dua, dan tiga pada setiap cabang perlombaan. Seluruh hadiah tersebut dijadwalkan akan diserahkan pada malam penutupan yang dirangkaikan dengan Malam Ramah Tamah Mahasiswa KKN pada Sabtu malam.
βKegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tercatat lebih dari 200 peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan. Seluruh peserta merupakan warga yang berdomisili di Lingkungan Salabose, khususnya RT 01 dan RT 02. Sebelumnya, proses pendaftaran telah dibuka sejak 20 hingga 28 Juli 2026 dengan menyerahkan nama peserta maupun nama tim kepada panitia.

Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan, persaudaraan, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Salabose.
βMelalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Sulawesi Barat berharap dapat meninggalkan kesan positif sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan membangun kebersamaan.
βPanitia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus memeriahkan seluruh rangkaian perlombaan hingga penutupan.
ββ”Mari ikut serta memeriahkan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 bersama seluruh warga Salabose. Selain mempererat persaudaraan, panitia juga telah menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang. Semoga semangat kemerdekaan terus hidup dalam kebersamaan masyarakat,” tutup panitia.

