Siswa Berprestasi Asal Majene Wakili Indonesia ke Panama, Dukungan Pemerintah Dipertanyakan

Bagikan berita

MAJENE, Porosaulbar.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Herson, alumni SDN 2 Kampung Baru, berhasil meraih gelar Grand Champion pada ajang Aloha Mental Arithmetic National 2026 dan dipastikan akan mewakili Indonesia pada kompetisi tingkat internasional di Panama, Amerika Tengah, yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 mendatang.

Ajang Aloha Mental Arithmetic National 2026 sendiri merupakan kompetisi bergengsi di bidang sempoa dan aritmatika mental yang diikuti oleh siswa-siswi binaan program ALOHA dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Claro Makassar belum lama ini dan menjadi panggung bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan berhitung cepat dan akurat.

Pada babak puncak perlombaan, para peserta ditantang menyelesaikan sebanyak 70 soal aritmatika hanya dalam waktu lima menit. Herson tampil gemilang dan berhasil mengungguli peserta lainnya hingga dinobatkan sebagai Grand Champion.

Atas capaian tersebut, ia berhak melaju ke ajang International Aloha Competition 2026 di Panama.

Namun di balik prestasi gemilang tersebut, muncul sorotan terhadap minimnya perhatian dari pemerintah daerah. Baik Pemerintah Kabupaten Majene maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dinilai belum menunjukkan dukungan nyata terhadap keberangkatan Herson sebagai wakil Indonesia.

Diketahui, Herson merupakan warga Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, dan selama menempuh pendidikan di SDN 2 Kampung Baru dikenal sebagai siswa berprestasi yang aktif mengikuti berbagai lomba, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Keluarga Herson mengaku bangga atas capaian tersebut, namun sekaligus menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai kurang responsif.

Mereka berharap adanya perhatian dan dukungan, baik moril maupun materil, demi kelancaran Herson mengikuti kompetisi internasional.

β€œPenting bagi pemerintah untuk hadir memberikan dukungan penuh atas terpilihnya Herson sebagai wakil Indonesia di ajang internasional. Ini bukan hanya kebanggaan keluarga, tapi juga daerah,” ujar salah satu kerabat keluarga Herson, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, ketidakpedulian terhadap prestasi pelajar berpotensi memberikan dampak negatif terhadap semangat generasi muda dalam mengukir prestasi.

Ia bahkan menyebut kondisi ini sebagai cerminan kurangnya apresiasi terhadap sumber daya manusia unggul di daerah.

β€œHal ini semakin membuka fakta bahwa orang berprestasi di Sulawesi Barat seolah tidak memiliki tempat dan nilai yang layak,” tambahnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majene yang merupakan mitra kerja Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora), belum memberikan tanggapan resmi.

Menanggapi pemberitaan yang beredar, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Majene, Andi Asraf Tammalele, S.Sos., menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penelusuran terkait informasi tersebut.

β€œIni masih kami telusuri. Informasi sementara anak ini pindah sekolah ke Makassar, kami juga berencana menemui orang tuanya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (8/5/2026).

Rencananya, ajang International Aloha Competition 2026 di Panama akan diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara. Keikutsertaan Herson diharapkan mampu membawa nama Indonesia, khususnya Sulawesi Barat, ke kancah dunia.

Berita ini dilansir disalah salah media online, telukmandar.com, yang turut menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam mendukung generasi muda berprestasi.

Kini, harapan besar tertumpu pada sinergi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah untuk memastikan Herson dapat berangkat dan berkompetisi dengan maksimal, membawa harum nama bangsa di tingkat internasional.

Ikhsan