Sertijab Ketua Pengadilan Agama Majene, Pemkab Tegaskan Komitmen

Bagikan berita

MAJENE, Porossulbar.id โ€“ Pemerintah Kabupaten Majene menggelar prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Ketua Pengadilan Agama Majene pada Senin (8/6/2026) di Rumah Jabatan Bupati Majene. Acara yang berlangsung mulai pukul 10.30 WITA tersebut menjadi momentum penting dalam pergantian kepemimpinan lembaga peradilan agama di Kabupaten Majene, dari Samsidar, S.H.I., M.H. kepada Mahdys Syam, S.H., M.H.
โ€Ž
โ€ŽKegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, khidmat, dan sarat makna. Pergantian kepemimpinan ini tidak hanya menjadi agenda formal kelembagaan, tetapi juga mencerminkan kesinambungan komitmen dalam memberikan pelayanan hukum yang adil, profesional, dan mudah diakses oleh masyarakat.
โ€Ž
โ€ŽSejumlah unsur pimpinan daerah hadir dalam acara tersebut sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap peran strategis Pengadilan Agama dalam sistem pelayanan publik dan penegakan hukum di daerah. Hadir di antaranya Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. A. Ritamariani Basharoe, M.Pd., Sekretaris Daerah Kabupaten Majene H. Ardiansyah, S.STP., Dandim 1401 Majene Letkol Czi Aji Setyawan, S.H., M.I.P., Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., serta Kepala Kejaksaan Negeri Majene Andi Irfan, S.H., M.H.

โ€ŽTurut hadir pula Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Barat, para hakim dan jajaran Pengadilan Agama Majene, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), staf ahli, asisten Setda, hingga para camat.
โ€Ž
โ€ŽKehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan eratnya hubungan koordinasi antara pemerintah daerah dan lembaga peradilan dalam mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
โ€Ž
โ€ŽDalam sambutannya, Bupati Majene Dr. H. A. Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Samsidar atas dedikasi serta pengabdiannya selama kurang lebih empat tahun tiga bulan memimpin Pengadilan Agama Majene.
โ€Ž
โ€ŽMenurut Bupati, selama masa kepemimpinannya, Samsidar telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas dan fungsi peradilan, sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

โ€œTerima kasih atas kerja sama yang terjalin erat selama ini, terutama dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Kabupaten Majene. Banyak kontribusi yang telah diberikan dan tentu menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan publik yang semakin baik,โ€ ujar Bupati.
โ€Ž
โ€ŽBupati juga menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk penyegaran, peningkatan kapasitas, serta pengembangan karier aparatur. Karena itu, pergantian pimpinan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
โ€Ž
โ€ŽPada kesempatan tersebut, Samsidar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Majene atas dukungan yang diberikan selama dirinya bertugas. Ia mengaku banyak mendapatkan pengalaman berharga selama mengemban amanah sebagai Ketua Pengadilan Agama Majene.
โ€Ž
โ€ŽSecara khusus, ia mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang telah mendukung operasional pelayanan hukum kepada masyarakat, termasuk penyediaan fasilitas mobil operasional yang digunakan untuk pelaksanaan sidang di luar gedung.
โ€Ž
โ€ŽMenurutnya, dukungan tersebut sangat membantu dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan peradilan, terutama bagi warga yang berada di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.
โ€Ž
โ€Žโ€œDukungan Pemerintah Kabupaten Majene sangat berarti bagi kami dalam menjalankan tugas pelayanan hukum. Fasilitas yang diberikan telah membantu meningkatkan efektivitas pelaksanaan sidang di luar gedung sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan hukum dengan lebih mudah,โ€ ungkapnya.
โ€Ž
โ€ŽSamsidar selanjutnya akan melanjutkan tugas pengabdiannya di Pengadilan Agama Mamuju. Dalam suasana haru, ia menyampaikan salam perpisahan sekaligus harapan agar hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan.
โ€Ž
โ€ŽSementara itu, Ketua Pengadilan Agama Majene yang baru, Mahdys Syam, S.H., M.H., menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program dan capaian positif yang telah dibangun oleh pendahulunya. Dengan pengalaman bertugas di berbagai daerah, ia optimistis dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya.
โ€Ž
โ€ŽMahdys menegaskan bahwa kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas, profesional, dan berintegritas.
โ€Ž
โ€Žโ€œDengan prinsip sabar, ikhlas, dan bersyukur, saya siap melanjutkan estafet kepemimpinan ini serta membangun sinergi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Majene dan seluruh elemen masyarakat,โ€ katanya.
โ€Ž
โ€ŽIa juga berharap dapat memperkuat inovasi pelayanan yang semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan peradilan agama, baik dalam perkara perkawinan, waris, ekonomi syariah, maupun layanan hukum lainnya yang menjadi kewenangan Pengadilan Agama.
โ€Ž
โ€ŽMomentum sertijab dan pisah sambut ini menjadi simbol keberlanjutan pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Lebih dari sekadar pergantian pejabat, kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antar-lembaga dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan sistem pelayanan yang efektif.
โ€Ž
โ€ŽSinergi antara Pemerintah Kabupaten Majene dan Pengadilan Agama selama ini dinilai telah memberikan kontribusi positif dalam mendukung terciptanya kepastian hukum, keadilan sosial, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
โ€Ž
โ€ŽDengan hadirnya kepemimpinan baru di Pengadilan Agama Majene, berbagai pihak berharap hubungan harmonis yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga peradilan diyakini akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, serta berkeadilan bagi seluruh masyarakat Bumi Assamalewuang.
โ€Ž
โ€ŽProsesi sertijab ditutup dengan pemberian cenderamata, sesi foto bersama, dan ramah tamah antara para tamu undangan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai akhir kegiatan, sekaligus menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan Pengadilan Agama Majene dalam melayani masyarakat dengan profesionalisme dan integritas yang semakin kuat.

Ikhsan