Bupati Majene Tekankan Peran Ayah, Peringatan HARGANAS ke-33 Tingkat Sulbar

Bupati Majene Tekankan Peran Ayah, Peringatan HARGANAS ke-33 Tingkat Sulbar
Bagikan berita

β€ŽMAJENE, Porossulbar.id – Kabupaten Majene menjadi tuan rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Majene, Dr. H. A. Achmad Syukri, S.E., M.M., dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, Forkopimda, serta delegasi dari seluruh kabupaten di Sulawesi Barat.

β€ŽDalam sambutannya, Bupati Achmad Syukri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Majene sebagai lokasi penyelenggaraan HARGANAS tingkat provinsi tahun ini. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kebanggaan sekaligus kesempatan untuk mempererat sinergi antardaerah dalam memperkuat pembangunan keluarga di Sulawesi Barat.


β€œAtas nama Pemerintah Kabupaten Majene dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang di Tanah Mandar yang ramah. Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat menjadi tuan rumah peringatan Hari Keluarga Nasional tingkat Provinsi Sulawesi Barat,” ujar Bupati.

β€ŽMengangkat tema β€œAyah Wajib Hadir”, HARGANAS ke-33 menitikberatkan pentingnya peran seorang ayah dalam membentuk keluarga yang harmonis dan berkualitas.

β€ŽBupati menegaskan bahwa kehadiran ayah tidak cukup hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam tumbuh kembang anak serta kehidupan keluarga sehari-hari.

β€ŽIa menjelaskan, sosok ayah diharapkan hadir mengantar anak ke sekolah, mendampingi proses belajar, meluangkan waktu bermain bersama, memberikan dukungan emosional ketika anak menghadapi kesulitan, hingga menjadi teladan dalam membangun karakter di lingkungan keluarga.

β€ŽSelain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya keterlibatan laki-laki dalam program Keluarga Berencana (KB). Menurutnya, perencanaan keluarga merupakan tanggung jawab bersama antara suami dan istri sehingga penggunaan metode kontrasepsi tidak boleh dipandang sebagai tanggung jawab perempuan semata.

β€Žβ€œPerencanaan jumlah anak dan menjaga kesehatan ibu merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, ayah juga memiliki hak sekaligus kewajiban untuk berperan aktif dalam menentukan metode kontrasepsi yang tepat,” tegasnya.

Semarak HARGANAS turut diisi penampilan edukatif dari kontingen Dewan Pengurus Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPC IPeKB) se-Sulawesi Barat.

β€ŽMelalui berbagai pertunjukan dan sosialisasi, para penyuluh mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran tentang pencegahan stunting, pentingnya pola asuh yang baik, serta keterlibatan ayah dalam mendukung keberhasilan program KB.

β€ŽPesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa keberhasilan pembangunan keluarga membutuhkan kolaborasi antara ayah dan ibu, termasuk dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga.

β€ŽPeringatan HARGANAS ke-33 Tingkat Provinsi Sulawesi Barat dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sulawesi Barat, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, unsur Polda Sulawesi Barat, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Danrem 142/Taroada Tarogau, para bupati dan wali kota atau yang mewakili, Wakil Bupati Majene, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat, unsur intelijen daerah, BPKP Provinsi Sulawesi Barat, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, pimpinan instansi vertikal, jajaran Forkopimda, serta seluruh kontingen dari kabupaten se-Sulawesi Barat.

β€ŽMelalui penyelenggaraan HARGANAS ke-33 ini, diharapkan komitmen seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat semakin kuat dalam membangun keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas. Keluarga yang kokoh diyakini menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi unggul, menekan angka stunting, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

β€Ž

Ikhsan

No copas bang