βPemkab Majene Siap Hadapi Adipura 2026
MAJENE, Porossulbar.id β Pemerintah Kabupaten Majene mulai memantapkan persiapan menghadapi penilaian Adipura Tahun 2026.
β
βProgram penghargaan di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan hidup tersebut menjadi salah satu perhatian Pemkab Majene tahun ini.
β
βBupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, SE., MM, mengatakan Pemkab Majene telah melakukan rapat koordinasi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan menghadapi penilaian Adipura.

β
Hal itu disampaikan Bupati saat pertemuan dengan Tim Pusdaklok di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Senin (6/10/2026).
β
ββAdipura bukan sekadar piala, tapi cerminan budaya bersih masyarakat kita. Saya minta semua OPD, camat, lurah, dan desa bergerak. Majene sebagai Bumi Assamalewuang harus bersih, indah, dan nyaman,β kata Bupati.
β
βDalam persiapan tersebut, Pemkab Majene melakukan sejumlah langkah. Salah satunya pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
β
βSelain itu, penataan kota juga menjadi perhatian. Beberapa lokasi yang dibersihkan dan ditata antara lain drainase, taman kota, Tugu Assamalewuang, Pasar Sentral Majene, serta sejumlah kawasan yang menjadi titik pantau penilaian.
β
βPemkab Majene juga mendorong keterlibatan masyarakat melalui gerakan Jumat Bersih dan sosialisasi pengurangan penggunaan sampah plastik di sekolah, kantor, dan masjid.
β
βGerakan menyapu halaman juga terus dioptimalkan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan.
β
βKepala DLHK Majene, Harun Hadamin, mengatakan penilaian Adipura mencakup sejumlah indikator. Di antaranya kebersihan jalan, pengelolaan sampah, ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan.
β
ββSaat ini progres persiapan telah dilakukan. Kita sudah siapkan dokumen Jakstrada, titik pantau sudah kita petakan, ada beberapa titik pantau utama,β jelas Harun.
β
βMenurutnya, persiapan Adipura tidak dapat dilakukan hanya oleh DLHK. Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk TNI/Polri, pelajar, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat.
β
ββKuncinya kolaborasi. Kalau hanya DLHK yang kerja tidak bisa. Butuh dukungan TNI/Polri, pelajar, dan seluruh warga Majene,β ujarnya.
β
βPemkab Majene berharap berbagai persiapan tersebut dapat meningkatkan kebersihan dan pengelolaan lingkungan di daerah sekaligus mendukung pelaksanaan penilaian Adipura Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun.
β

