Mandar Junior Majene Raih Kemenangan Perdana di Garuda Cup 2026
βMAJENE, Porossulbar.id β Tim sepak bola usia 13 tahun Mandar Junior Majene mengawali langkahnya di Turnamen Garuda Cup 2026 dengan hasil menggembirakan. Bertanding pada laga pembuka yang berlangsung di Kabupaten Mamuju Tengah, Jumat (31/7/2026), skuad muda asal Kabupaten Majene itu berhasil mengamankan tiga poin usai menundukkan SSB Bintang Timur Kuo dengan skor tipis 3-2.
β
βKemenangan tersebut menjadi awal yang positif bagi Mandar Junior Majene dalam mengarungi persaingan di salah satu turnamen sepak bola usia dini bergengsi di Sulawesi Barat. Meski mendapat perlawanan sengit dari lawannya, semangat juang, kerja sama tim, serta disiplin permainan yang ditunjukkan para pemain mampu mengantarkan mereka meraih kemenangan penting di pertandingan perdana.
β
βMandar Junior Majene merupakan tim yang dibentuk oleh Aslan Sidang sebagai wadah pembinaan sekaligus pengembangan bakat pesepak bola muda di Kabupaten Majene. Melalui latihan yang rutin dan pembinaan yang berkesinambungan, tim ini terus berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter sportif dan semangat kompetitif.

βMenurut Aslan Sidang, keberhasilan Mandar Junior tampil di ajang Garuda Cup tidak terlepas dari kerja keras seluruh pemain, pelatih, serta dukungan penuh para orang tua yang senantiasa memberikan motivasi kepada anak-anak mereka. Selain itu, perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Majene juga menjadi salah satu faktor yang mendorong tim ini dapat mengikuti kompetisi tersebut.
β
β”Alhamdulillah, kemenangan di laga perdana ini menjadi modal yang sangat berharga bagi anak-anak. Mereka menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Kami berharap hasil positif ini bisa terus dipertahankan pada pertandingan berikutnya sehingga Mandar Junior mampu memberikan prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Majene,” ujar Aslan Sidang yang juga menjabat sebagai Ketua PSC 119 Majene.
β
βDalam kompetisi Garuda Cup tahun ini, Mandar Junior Majene tergabung di Grup A bersama tiga tim kuat lainnya, yakni SSB Bintang Timur Kuo, SSB KCT Tobadak, dan SSB Mitra Manakarra Mamuju. Persaingan di grup tersebut diprediksi berlangsung ketat mengingat seluruh peserta merupakan sekolah sepak bola yang memiliki kualitas pembinaan cukup baik.
β
βMeski demikian, kemenangan pada pertandingan pertama menjadi suntikan kepercayaan diri bagi para pemain Mandar Junior untuk menghadapi laga-laga selanjutnya. Tambahan tiga poin membuka peluang mereka untuk melaju ke babak berikutnya apabila mampu mempertahankan konsistensi permainan.
β
βKeberhasilan Mandar Junior Majene juga menjadi bukti bahwa Kabupaten Majene memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat. Pembinaan sejak usia dini dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet yang mampu bersaing, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
β
βPara orang tua pemain yang turut mendampingi tim selama turnamen berlangsung tampak antusias memberikan dukungan dari pinggir lapangan. Semangat yang mereka berikan menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain muda untuk tampil maksimal dalam setiap pertandingan.
β
βTurnamen Garuda Cup sendiri menjadi ajang yang tidak hanya mengedepankan persaingan meraih gelar juara, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan antarsekolah sepak bola serta meningkatkan pengalaman bertanding bagi para atlet usia dini.
β
βDengan kemenangan perdana yang telah diraih, harapan besar kini tertuju kepada Mandar Junior Majene agar mampu menjaga tren positif hingga akhir turnamen. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Majene untuk terus mengembangkan bakat di bidang olahraga, sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet sepak bola yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

