Akses Utama Salutambung–Mambi Terancam Putus, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

MAJENE, Porossulbar.id – Akses utama yang menghubungkan wilayah Salutambung–Mambi di perbatasan Desa Tandeallo dan Desa Ulumanda, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Badan jalan mengalami retakan serius dan nyaris putus akibat tingginya curah hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Kerusakan jalan semakin parah setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi dua hari lalu. Getaran gempa menyebabkan retakan yang sebelumnya hanya berada di bagian tepi jalan kini melebar hingga mencapai badan jalan, sehingga mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, kondisi jalan saat ini hanya memungkinkan kendaraan roda dua untuk melintas. Itupun pengendara harus ekstra hati-hati karena sebagian badan jalan telah mengalami penurunan dan berpotensi amblas sewaktu-waktu.
Jalur Salutambung–Mambi selama ini menjadi akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat di Kecamatan Ulumanda dengan wilayah lainnya. Jalan tersebut digunakan setiap hari untuk keperluan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi kebutuhan pokok.
Sudirman, salah seorang warga Kecamatan Ulumanda, mengaku khawatir jika kerusakan jalan tidak segera mendapatkan penanganan dari pemerintah. Menurutnya, kondisi tersebut sudah berada pada tahap yang sangat membahayakan.
”Kami berharap pihak yang berwenang dapat segera menyampaikan dan menindaklanjuti informasi ini sebagai aspirasi masyarakat. Kondisi jalan ini sudah sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan cepat sebelum memakan korban atau menyebabkan akses transportasi lumpuh total,” ujar Sudirman.
Ia menambahkan, apabila jalan tersebut sampai putus total, maka dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat yang menggantungkan mobilitasnya pada jalur tersebut. Tidak hanya aktivitas ekonomi yang terganggu, tetapi juga akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan akan semakin sulit.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Majene bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat serta instansi terkait segera melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan dan mengambil langkah penanganan darurat. Pemasangan rambu peringatan serta pembatasan kendaraan dinilai perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Menurut warga, penanganan cepat sangat diperlukan mengingat kondisi cuaca yang masih didominasi hujan berpotensi memperluas retakan dan mempercepat amblasnya badan jalan. Jika dibiarkan tanpa perbaikan sementara, bukan tidak mungkin akses utama tersebut akan terputus sepenuhnya dan mengisolasi sejumlah desa di Kecamatan Ulumanda.
”Jangan tunggu jalan ini putus total baru ada tindakan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegas warga setempat.
Masyarakat berharap laporan mengenai kondisi jalan ini segera mendapat perhatian serius dari pemerintah sehingga perbaikan darurat dapat dilakukan secepat mungkin demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah Ulumanda.
