βWujud Generasi Berakhlak, Aksi Bersih Pantai Pembuka Tahun Ajaran Baru Madrasah Majene
βMAJENE, Porossulbar.id β Ribuan pelajar madrasah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Majene menggelar aksi kerja bakti massal membersihkan kawasan Pantai Wisata Barane, Rabu (15/7/2026), sebagai bagian dari rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026β2027. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sekaligus mengawali tahun ajaran baru dengan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
βSejak pagi, ratusan murid Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) tampak memadati kawasan Pantai Barane. Dengan membawa perlengkapan kebersihan, mereka menyisir bibir pantai, memungut sampah plastik, daun kering, ranting, hingga berbagai jenis limbah yang mengotori kawasan wisata tersebut.

βSuasana penuh semangat terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa bekerja sama dengan guru, kepala madrasah, dan berbagai unsur yang hadir untuk memastikan kawasan pantai menjadi lebih bersih dan nyaman.
βKegiatan itu juga mendapat apresiasi dari masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharoe, M.Pd., Sekretaris Daerah Kabupaten Majene H. Ardiansyah, S.STP., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene Dr. H. M. Sahlan, S.Ag., M.AP., pemerhati lingkungan Aslan Sidang, para kepala madrasah, pengawas madrasah, dewan guru, serta ratusan peserta didik dari berbagai madrasah di Kabupaten Majene.

βKepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene, Dr. H. M. Sahlan, S.Ag., M.AP., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi pendidikan karakter yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MATAMUDA.
ββ”Kegiatan ini bukan sekadar perkenalan lingkungan sekolah. Madrasah berkomitmen membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara ilmu, melainkan juga berbudi luhur, peduli, dan bertanggung jawab menjaga bumi sebagai amanah Allah SWT,” tegasnya.
βMenurutnya, pendidikan madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun kepedulian sosial, akhlak mulia, serta tanggung jawab terhadap lingkungan sebagai bagian dari nilai-nilai keislaman.

ββSementara itu, Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharoe, M.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Agama Kabupaten Majene yang mengawali MATAMUDA dengan kegiatan yang bernilai edukatif dan bermanfaat bagi lingkungan.
ββIa menyampaikan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak usia dini. Menurutnya, aksi bersih pantai menjadi bentuk nyata pendidikan karakter yang mampu melahirkan generasi yang peduli terhadap kelestarian alam.
ββ”Anak-anakku sekalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah ini. Jagalah lingkungan mulai dari hal-hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, mencintai alam, dan membiasakan hidup bersih. Semoga semangat gotong royong hari ini terus kalian bawa ke sekolah, rumah, dan lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujar Wakil Bupati.

ββIa juga berharap Pantai Barane sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Majene dapat terus terjaga kebersihan dan keindahannya melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar.
βSelain menjadi kegiatan pembuka tahun ajaran baru, kerja bakti massal tersebut juga menjadi media pembelajaran langsung bagi para peserta didik mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Melalui aksi sederhana memungut sampah, para siswa diajak memahami bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang berdampak besar terhadap kesehatan, kenyamanan, dan keberlanjutan sektor pariwisata.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta diharapkan terus membawa semangat menjaga kebersihan ke lingkungan masing-masing. Dengan demikian, nilai-nilai kepedulian terhadap alam yang ditanamkan melalui MATAMUDA tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Aksi bersih Pantai Barane tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa madrasah tidak hanya mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga melahirkan insan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan, masyarakat, dan masa depan bumi.
β

