โSatlantas Polres Majene Sambangi Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Barugaโ
โMAJENE, Porossulbar.id โ Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini terus dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majene. Kali ini, edukasi keselamatan berkendara menyasar para santri Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Baruga dalam kegiatan sosialisasi yang digelar pada Rabu (22/7/2026).
โ
โKegiatan yang dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Majene, IPDA Mandasari, tersebut menghadirkan sosialisasi mengenai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif, para santri diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
โ
โDalam penyampaiannya, IPDA Mandasari menekankan bahwa keselamatan di jalan dimulai dari kepatuhan terhadap aturan. Para santri diingatkan agar tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memenuhi persyaratan usia maupun belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
โ
โSelain itu, para peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi tata tertib dan etika berlalu lintas, serta memastikan kelengkapan kendaraan dan perlengkapan keselamatan sebelum berkendara.
โ
โMateri tersebut disampaikan sebagai bekal agar para santri memahami bahwa disiplin berlalu lintas merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
โ
โ”Kami berharap para santri dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat dengan selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Ipda Mandasari.
โ
โSuasana sosialisasi berlangsung semakin semarak ketika personel Unit Kamsel menggelar sesi tanya jawab seputar materi yang telah disampaikan. Antusiasme para santri terlihat saat mereka berlomba-lomba menjawab setiap pertanyaan yang diajukan.
โ
โSebagai bentuk apresiasi, Satlantas Polres Majene memberikan hadiah berupa Al-Qur’an dan berbagai souvenir menarik kepada santri yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Metode edukasi yang dikemas secara interaktif ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus menumbuhkan kesadaran berlalu lintas di kalangan generasi muda.
โ
โMelalui kegiatan ini, Satlantas Polres Majene menegaskan komitmennya untuk terus mengedukasi seluruh lapisan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan dan pesantren, guna menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Majene.

