Safari Ramadan 1447 H, Gubernur Sulbar Serahkan 1.000 Paket Ramadan dan Santunan Rp42 Juta di Majene

MAJENE, Porossulbar.id β Suhardi Duka kembali melaksanakan lawatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Majene, Rabu (25/2/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Majene.
Kehadiran orang nomor satu di Sulawesi Barat itu disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Majene dan ratusan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan sejak sore hari. Safari Ramadan kali ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Majene, Wakil Bupati Majene, Sekretaris Daerah Majene, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Kapolda Sulbar), Kajari Majene, Kepolisian Resor Majene (Kapolres Majene), Dandim Majene, Sekretaris Provinsi Sulbar, jajaran biro lingkup provinsi, para pimpinan OPD Majene, para camat, lurah, kepala desa, hingga tokoh masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur Sulbar menyerahkan sebanyak 1.000 paket Ramadan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu kebutuhan warga selama bulan suci.
Paket tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Majene.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar Rp42 juta kepada dua ahli waris nelayan yang telah meninggal dunia.
Santunan tersebut merupakan bagian dari perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal, termasuk nelayan, yang telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam sambutannya, Suhardi Duka menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tetap berkomitmen mengalokasikan anggaran pembangunan lebih dari Rp50 miliar untuk Kabupaten Majene pada tahun 2026, meskipun kondisi fiskal daerah saat ini sedang mengalami efisiensi.
Menurutnya, alokasi anggaran tersebut mencakup berbagai sektor strategis, di antaranya pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, serta sektor perikanan.
βInfrastruktur jalan saja kurang lebih Rp30 miliar. Pendidikan, kesehatan, perikanan dan banyak lagi. Ini bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan Kabupaten Majene,β ujar Suhardi Duka di hadapan para tamu undangan.
Ia menegaskan, pembangunan daerah hanya dapat berjalan optimal apabila terdapat kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, termasuk dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
Gubernur juga menyoroti kondisi fiskal Kabupaten Majene yang dinilainya cukup menantang. Sekitar 56 persen APBD Kabupaten Majene, kata dia, masih terserap untuk belanja pegawai, sehingga ruang fiskal untuk pembangunan menjadi terbatas.
βKabupaten Majene sedang menghadapi ujian karena ruang fiskal APBD sangat sempit. Karena itu, provinsi hadir membantu melalui alokasi pembangunan infrastruktur,β jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan tambahan, Pemprov Sulbar juga tengah mengupayakan dukungan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Desa guna mempercepat perbaikan infrastruktur di sejumlah wilayah Majene, khususnya akses jalan yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut menyampaikan rencana pengembangan kawasan kampung nelayan di Kabupaten Majene. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga tiga kampung nelayan dengan nilai investasi sekitar Rp21 miliar per lokasi.
Jika program tersebut terealisasi, potensi investasi pembangunan yang masuk ke Majene diperkirakan mencapai sekitar Rp60 miliar. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, memperkuat sektor perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Menutup sambutannya, Suhardi Duka menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah.
βKami hadir untuk bersilaturahmi, berbuka puasa bersama, sekaligus berbagi paket Ramadan bagi masyarakat Majene. Semoga ini menjadi bagian dari kerja sama yang semakin baik ke depan,β pungkasnya.
