ORARI Lokal Majene Galang Dana Korban Kebakaran Kampung Tulu

MAJENE, Porossulbar.id β Aksi solidaritas ditunjukkan jajaran pengurus dan anggota ORARI Lokal Majene dengan turun langsung ke jalan menggalang donasi bagi korban bencana kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu di Dusun Kampung Tulu, Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Kebakaran hebat tersebut menghanguskan puluhan rumah warga dan menyebabkan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal serta harta benda mereka.
Musibah itu menyisakan duka mendalam sekaligus menggugah kepedulian berbagai pihak, termasuk organisasi radio amatir di Kabupaten Majene.

Ketua ORARI Lokal Majene, Abdul Munajat, S.E., didampingi Sekretarisnya Tasman, S.Pd., membenarkan bahwa pengurus harian bersama anggota ORARI turun langsung melakukan aksi penggalangan dana di depan Sekretariat ORARI Lokal Majene, Jalan A.P. Pettarani No.11, Kelurahan Labuang Utara, pada Selasa (3/3/2026).
βKegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran di Kampung Tulu. Kami turun langsung ke jalan untuk mengetuk hati para pengguna jalan dan masyarakat agar bersama-sama membantu meringankan beban korban,β ujar Abdul Munajat saat ditemui di lokasi kegiatan.

Menurutnya, aksi penggalangan dana ini tidak hanya dilakukan satu hari, namun akan dilanjutkan pada hari berikutnya guna memaksimalkan bantuan yang terkumpul.
Ia berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat sehingga bantuan yang diberikan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para korban.
Tasman, selaku Sekretaris ORARI Lokal Majene, menambahkan bahwa seluruh dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung kepada para korban kebakaran. Penyerahan bantuan direncanakan dilakukan secara langsung di lokasi terdampak agar bantuan tepat sasaran.
βKami berkomitmen untuk menyerahkan bantuan ini secara transparan dan langsung kepada korban. Insya Allah dalam waktu dekat, setelah penggalangan selesai, kami akan turun langsung ke Kampung Tulu untuk menyerahkan donasi yang terkumpul,β jelasnya.
Aksi sosial tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas. pengendara roda dua maupun roda empat yang dengan sukarela berhenti sejenak untuk menyisihkan rezekinya sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
Sejumlah anggota ORARI tampak mengenakan atribut organisasi sambil membawa kotak donasi dan spanduk bertuliskan ajakan membantu korban kebakaran. Mereka secara bergantian berdiri di tepi jalan sambil menyampaikan imbauan dengan tertib dan tetap memperhatikan keselamatan.
Abdul Munajat menegaskan bahwa ORARI tidak hanya berperan dalam bidang komunikasi radio, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat, terutama saat terjadi bencana.
Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga di tengah masyarakat Majene.
βKami percaya, sekecil apa pun bantuan yang diberikan, jika dikumpulkan bersama-sama akan menjadi kekuatan besar untuk membantu saudara-saudara kita bangkit kembali,β tutupnya.
Diketahui, kebakaran di Dusun Kampung Tulu beberapa hari lalu menghanguskan puluhan rumah warga dan membuat banyak keluarga terpaksa mengungsi. Hingga kini, berbagai pihak masih terus menyalurkan bantuan guna membantu pemulihan pasca-bencana.
Aksi yang dilakukan ORARI Lokal Majene menjadi salah satu wujud nyata solidaritas sosial di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam menghadapi musibah.
