Keterlibatan Ayah dalam Pendidikan Anak Diperkuat, SMP Negeri 3 Majene Terapkan Program GEMAR Saat Pengambilan Rapor
Majene β Penerapan Surat Edaran tentang keterlibatan ayah dalam pendidikan anak mulai menunjukkan dampak positif di lingkungan sekolah. Salah satunya terlihat di SMP Negeri 3 Majene, Sulawesi Barat, yang melaksanakan pengambilan rapor akhir semester dengan pendekatan edukatif dan komunikatif antara guru dan orang tua siswa.
Sebelum rapor diserahkan kepada orang tua, para guru terlebih dahulu menyampaikan gambaran karakter dan perilaku siswa selama menjalani aktivitas belajar di sekolah. Penyampaian tersebut meliputi sikap, kedisiplinan, interaksi sosial, serta tanggung jawab siswa dalam keseharian mereka.

Pengambilan rapor dilaksanakan di ruang kelas masing-masing dan diserahkan langsung oleh wali kelas. Salah satu wali kelas, Mukmina, S.Pd.Gr, menjelaskan bahwa metode ini bertujuan agar orang tua tidak hanya mengetahui nilai akademik anak, tetapi juga memahami perkembangan karakter mereka.
βNilai akademik penting, tetapi pembentukan karakter jauh lebih penting untuk masa depan anak. Karena itu, kami sampaikan secara langsung kepada orang tua bagaimana perilaku anak selama di sekolah,β ujar Mukmina saat kegiatan pengambilan rapor, Sabtu, 20 Desember 2025.
Kepala Sekolah Smp Negeri 3 Majene, H. Muhammad Irfan, S.pd, mm, menyampaikan bahwa Hari ini kita melaksanakan langkah penting dalam upaya meningkatkan keterlibatan orang tua, terutama ayah, dalam pendidikan anak di SMP Negeri 3 Majene. Pengambilan rapor akhir semester yang kita laksanakan hari ini bukan hanya sekadar menyerahkan nilai.
” ini adalah momen komunikasi personal antara guru dan orang tua untuk membahas seluruh perkembangan siswa, mulai dari akademik hingga karakter” jelas Muhammad Irfan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Pemerintah Daerah Kabupaten Majene Nomor B.400.13.1/3283/XII/2025, yang mengimbau para ayah yang memiliki anak usia sekolah agar hadir secara langsung saat pengambilan rapor akhir semester. Imbauan tersebut menekankan pentingnya peran ayah dalam mendampingi pendidikan dan perkembangan anak.
Salah seorang orang tua siswa, Ikhsan yang berprofesi wartawan, ayah dari siswi bernama Khusnul Hatimah, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia menilai kehadiran ayah saat pengambilan rapor memberikan pesan moral yang kuat bagi anak.
βDengan hadir langsung, kami sebagai ayah bisa lebih memahami perkembangan anak, baik dari sisi akademik maupun perilaku. Anak juga merasa diperhatikan dan lebih termotivasi,β ungkap Ikhsan.
Program ini merupakan bagian dari Gerakan Ayah Teladan (GEMAR), yang merupakan tindak lanjut dari surat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Barat serta Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Kepala BKKBN. Gerakan tersebut bertujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan, pengasuhan, dan pembentukan karakter anak sejak usia sekolah.
Pihak sekolah berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya positif di lingkungan pendidikan. Dengan sinergi antara sekolah, ibu, dan ayah, pembentukan karakter peserta didik diyakini akan berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. (Ikn)
