Bupati Majene Tekankan Peningkatan Integritas ASN pada Upacara Hari Kesadaran Nasional

MAJENE, Porossulbar.id β Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, menegaskan pentingnya peningkatan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Majene, Senin (19/01/2026).

Dalam amanatnya, Bupati Majene menyampaikan bahwa integritas ASN harus tercermin dalam setiap aspek tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Menurutnya, ASN memiliki peran strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berkeadilan.
βIntegritas adalah modal utama ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan. Dengan integritas yang kuat, maka pelayanan publik dapat berjalan optimal dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin meningkat,β ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Majene menguraikan sejumlah aspek penting yang perlu terus ditingkatkan, di antaranya pendidikan, kesehatan, kesejahteraan masyarakat, serta aspek pendukung lainnya yang saling berkaitan dalam pembangunan daerah.
Pada aspek pendidikan, Bupati menjelaskan terdapat tiga fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Pertama adalah aksesibilitas pendidikan, baik formal maupun nonformal, melalui pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan. Hal tersebut mencakup pembangunan dan rehabilitasi gedung sekolah, pengadaan mobiler, laboratorium, alat praktik, bahan ajar, serta sarana pendukung pendidikan lainnya.
βKita harus memastikan bahwa seluruh anak-anak di Majene memiliki akses pendidikan yang layak, aman, dan memadai,β tegasnya.
Fokus kedua pada aspek pendidikan adalah peningkatan kualitas guru dan tenaga pendidik. Pemerintah daerah, kata Bupati, akan terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan, pengembangan kapasitas, serta pemberian bantuan beasiswa bagi guru guna menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Sedangkan fokus ketiga adalah tata kelola manajemen anggaran pendidikan, di mana alokasi anggaran pendidikan harus memenuhi ketentuan minimal 20 persen dari APBD, sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, pada aspek kesehatan, Bupati Majene menekankan pentingnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui langkah-langkah preventif dan kuratif. Upaya tersebut antara lain dilakukan dengan pencegahan penyakit melalui penyuluhan kesehatan secara intensif kepada masyarakat, serta memaksimalkan pelayanan kesehatan melalui pemerataan tenaga kesehatan di puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu).
βPelayanan kesehatan harus merata dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat, baik yang berada di perkotaan maupun di wilayah terpencil,β ujarnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya penyiapan tenaga dokter spesialis melalui program pemberian beasiswa pendidikan kedokteran. Pemerintah daerah, lanjutnya, juga berkomitmen untuk mengelola anggaran kesehatan secara optimal dengan alokasi minimal 10 persen dari APBD, guna mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Majene.
Pada aspek kesejahteraan masyarakat, Bupati Majene menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, salah satunya dengan mengendalikan harga kebutuhan pokok. Pemerintah akan menyiapkan anggaran khusus dalam APBD setiap tahun untuk pelaksanaan kegiatan operasi pasar dan pasar murah, guna membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga.
βPengendalian harga kebutuhan pokok sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok ekonomi menengah ke bawah,β katanya.
Tak hanya itu, Bupati juga menekankan upaya perluasan lapangan kerja melalui pemberian bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM dan masyarakat produktif. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Menutup amanatnya, Bupati Majene mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja, disiplin, dan loyalitas, serta menjadikan integritas sebagai nilai utama dalam menjalankan tugas. Ia berharap, melalui komitmen bersama seluruh ASN, pembangunan di Kabupaten Majene dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Upacara Hari Kesadaran Nasional tersebut diikuti oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, ASN, serta tenaga non-ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Majene, dan berlangsung dengan tertib serta khidmat. Rilis (ikhsan)
