Ancaman Longsor Mengintai: Akses Air Bersih dan Jalur Pamboang–Majene Terancam Terputus

Bagikan berita

MAJENE, Porossulbar.id – Kepedulian terhadap fasilitas umum kembali ditunjukkan warga Lingkungan Salabose, Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene. Pada Minggu (10/5/2026), masyarakat setempat secara gotong royong membenahi pipa air minum yang berada di wilayah Kelurahan Baruga dan terancam putus akibat kondisi tebing yang rawan longsor.

Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan puluhan warga yang bahu-membahu memperkuat jalur pipa air bersih yang menjadi sumber kebutuhan utama masyarakat salabose.

Perbaikan dilakukan sebagai langkah antisipasi, mengingat kondisi tanah di sekitar tebing yang dilalui pipa mulai mengalami pengikisan dan berpotensi longsor sewaktu-waktu.

Hayat, yang akrab disapa Papa Ria selaku petugas air bersih di lingkungan tersebut, mengungkapkan bahwa kondisi pipa saat ini sangat rentan. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan pipa akan putus dan mengganggu distribusi air bersih bagi warga.

β€œKalau tidak segera diperbaiki, pipa ini bisa putus karena posisi tebing sudah mulai longsor. Ini sumber air utama masyarakat, jadi kami berinisiatif gotong royong untuk memperbaikinya sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya di sela kegiatan.

Tak hanya berdampak pada fasilitas air bersih, kondisi tebing yang terus terkikis juga mengancam badan jalan di sekitar lokasi. Jalan tersebut diketahui merupakan jalur alternatif yang kerap digunakan masyarakat Kecamatan Pamboang menuju Kota Majene.

Sejumlah warga Pamboang turut menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap keselamatan pengguna jalan. Mereka menilai kondisi jalan saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, terutama karena sebagian tepi jalan mulai tergerus akibat longsoran yang terjadi secara bertahap.

β€œSaya hampir setiap hari melewati jalan ini. Kondisinya sudah sangat rawan, apalagi di bagian pinggir jalan yang dekat tebing. Kalau dibiarkan, bisa saja sewaktu-waktu jalan ini putus dan membahayakan pengendara,” ungkap salah seorang warga pengguna jalan.

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk segera melakukan penanganan secara menyeluruh, baik terhadap perbaikan pipa air maupun penguatan struktur tebing dan badan jalan.

Menurut mereka, langkah cepat sangat dibutuhkan guna mencegah potensi bencana yang dapat mengakibatkan kerugian lebih besar, bahkan korban jiwa.

β€œKami berharap pemerintah segera turun tangan sebelum ada korban. Jangan menunggu sampai kondisi semakin parah,” harap warga.

Aksi gotong royong yang dilakukan warga ini menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan fasilitas umum. Namun demikian, mereka tetap berharap adanya dukungan dan intervensi dari pihak terkait agar penanganan dapat dilakukan secara lebih maksimal dan berkelanjutan

Ikhsan