Antrean SPBU di Majene Mulai Dinormalisasi
βMAJENE, Porossulbar.id β Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 15 persen untuk sejumlah SPBU di Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Majene, guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat.
βPenambahan pasokan tersebut dilakukan menyusul antrean kendaraan di sejumlah SPBU yang dipicu keterlambatan pasokan dalam beberapa hari terakhir serta adanya peralihan konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi akibat perbedaan harga.
βUntuk mengurai antrean, Pertamina mengaktifkan sistem marshalling atau petugas pengatur jalur di SPBU dengan tingkat pengisian tinggi. Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait juga terus diperkuat guna menjaga kelancaran distribusi.
βPenanggung jawab SPBU Lembang Majene, Hasan Basri, mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
ββKami berharap masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, karena ketersediaan pasokan dari Pertamina dipastikan aman dan stabil,β ujar Hasan.
βPertamina juga kembali menegaskan aturan pengisian BBM bersubsidi menggunakan jeriken. Pembelian dengan jeriken tidak diperbolehkan secara sembarangan dan harus mengikuti ketentuan yang berlaku.
βKhusus nelayan sasaran dan petani kecil, pembelian BBM bersubsidi menggunakan wadah yang memenuhi ketentuan dapat dilakukan dengan membawa surat rekomendasi atau izin pembelian dari dinas terkait, seperti Dinas Perikanan atau Dinas Pertanian.
βSurat rekomendasi tersebut harus mencantumkan identitas penerima serta kuota kebutuhan yang telah diverifikasi.
βPertamina menilai pengawasan ini penting untuk mencegah praktik pelangsiran dan memastikan BBM bersubsidi tepat sasaran. Masyarakat juga diminta tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar serta tidak mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas warga Majene.
β

