Bupati Majene Hadiri Syukuran Pesta Nelayan di Baurung, Tegaskan Komitmen Pelestarian Tradisi Pesisir.

Bupati Majene Hadiri Syukuran Pesta Nelayan di Baurung, Tegaskan Komitmen Pelestarian Tradisi Pesisir.
Bagikan berita

Majene – Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri, S.E., M.M., menghadiri acara Syukuran Pesta Nelayan yang dirangkaikan dengan berbagai lomba hiburan rakyat di Lingkungan Tamo dan Tamo Dhua, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, pada Senin, 5 Januari 2025. Kegiatan tahunan ini menjadi wujud nyata pelestarian tradisi masyarakat pesisir Mandar yang sarat akan nilai religius serta kearifan lokal.

Syukuran Pesta Nelayan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang telah menjadi tradisi turun-temurun tersebut. Selain sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dari hasil laut, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga pesisir.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Anggota DPR RI Ajbar Abdul Kadir, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan I Wayan Budiarta, Dandim 1401/Majene Letkol Czi I Made Bagus Asmara Putra, S.T., M.I.P., Kapolsek Banggae IPTU Edi Jatmika, S.H., serta jajaran kepala OPD, camat, lurah, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

Syukuran Pesta Nelayan ini diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil laut yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama masyarakat. Doa juga dipanjatkan agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan perlindungan saat melaut, serta berharap hasil tangkapan di masa mendatang semakin melimpah.

Selain doa bersama, kegiatan ini turut dimeriahkan dengan berbagai lomba dan hiburan rakyat yang melibatkan masyarakat, Suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan terasa kental, mencerminkan kuatnya ikatan sosial masyarakat pesisir di Kelurahan Baurung.

Dalam sambutannya, Bupati Majene H. Andi Achmad Syukri menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada masyarakat Lingkungan Tamo dan Tamo Dhua yang secara konsisten menjaga dan melestarikan tradisi Syukuran Pesta Nelayan. Menurutnya, tradisi ini bukan sekadar seremonial, tetapi memiliki makna mendalam sebagai bentuk rasa syukur, kebersamaan, serta identitas budaya masyarakat Mandar.

β€œTradisi Syukuran Pesta Nelayan ini adalah warisan budaya yang sangat berharga. Di dalamnya terkandung nilai-nilai religius, gotong royong, serta kearifan lokal yang harus terus kita jaga dan lestarikan, khususnya untuk generasi muda,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Majene untuk terus mendukung masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, melalui berbagai program pemberdayaan, peningkatan kesejahteraan, serta perlindungan keselamatan kerja nelayan. Ia berharap tradisi ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Majene dan para pejabat yang dinilai menjadi bentuk dukungan moril bagi masyarakat nelayan. Mereka berharap perhatian pemerintah terhadap sektor kelautan dan perikanan di Majene dapat terus ditingkatkan.

Dengan terselenggaranya Syukuran Pesta Nelayan ini, masyarakat Lingkungan Tamo dan Tamo Dhua berharap keberkahan, keselamatan, serta kesejahteraan senantiasa menyertai para nelayan dalam menjalankan aktivitasnya. Tradisi ini pun diharapkan tetap menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat nilai budaya, tetapi juga menjadi daya tarik sosial dan budaya di Kabupaten Majene.rilis (Ikhsan)

Ikhsan