Pemkab Majene Matangkan Arah Pembangunan Daerah Lewat Perencanaan Event dan Pariwisata 2026

Bagikan berita

Majene, Porossulbar.id – Pemerintah Kabupaten Majene terus menunjukkan komitmennya dalam menata arah pembangunan daerah secara terencana dan berkelanjutan, khususnya melalui penguatan sektor event dan pariwisata.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Perencanaan Penyelenggaraan Event Kabupaten Majene Tahun 2026 yang digelar pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati Majene.

Rapat ini menjadi momentum strategis dalam menyatukan visi, energi, serta langkah seluruh perangkat daerah guna menggerakkan Majene ke arah pembangunan yang lebih terstruktur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui forum ini, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap kegiatan dan event yang direncanakan memiliki keterkaitan yang kuat dengan tujuan pembangunan daerah, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya.

Rapat perencanaan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Majene, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Dinas, dan seluruh Camat se-Kabupaten Majene. Kehadiran lintas sektor ini menjadi wujud nyata komitmen kolaboratif pemerintah daerah dalam menyusun program kerja yang terintegrasi dan saling mendukung.

Dalam forum tersebut, dipaparkan berbagai event strategis yang dirancang untuk dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Event-event ini direncanakan tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi juga sebagai instrumen penggerak ekonomi daerah, media promosi potensi pariwisata, serta sarana pelestarian dan penguatan identitas budaya Mandar yang menjadi ciri khas Kabupaten Majene.

Pemerintah Kabupaten Majene menegaskan bahwa penguatan sektor event harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Melalui penyelenggaraan event yang terencana, diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta menciptakan perputaran ekonomi di berbagai sektor pendukung.

Selain itu, event-event yang dirancang juga diharapkan menjadi ruang ekspresi budaya lokal, sehingga nilai-nilai kearifan budaya Mandar dapat terus lestari dan dikenal lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional. Dengan demikian, sektor event tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan promosi budaya daerah.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Majene menekankan pentingnya perencanaan yang matang, terukur, dan berbasis kolaborasi antarinstansi. Ia menegaskan bahwa setiap event yang dilaksanakan harus memiliki konsep yang jelas, tujuan yang terarah, serta sinergi lintas sektor agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

β€œPerencanaan yang baik dan kolaboratif adalah kunci keberhasilan penyelenggaraan event. Setiap OPD dan kecamatan harus saling mendukung, sehingga event yang kita laksanakan benar-benar memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah,” tegas Wakil Bupati Majene.

Melalui rapat perencanaan ini, Pemerintah Kabupaten Majene berharap seluruh pihak dapat menyatukan langkah dan komitmen untuk menjadikan event sebagai salah satu motor penggerak pembangunan daerah. Dengan sinergi yang kuat, penyelenggaraan event di tahun 2026 diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah, memperkuat identitas Majene, serta membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas. Rilis (ikhsan)

Ikhsan