Launching Rsp Di Makassar Dapat Dukungan Bupati Majene

Makassar, Porossulbar.id β Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., meluangkan waktu di tengah padatnya agenda pemerintahan untuk mengunjungi Rumah Singgah Pasien (RSP) yang berlokasi di kawasan Batam Wessabe Blok 7, Tammalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 27 Januari 2026.
Kunjungan orang nomor satu di Kabupaten Majene tersebut sekaligus dalam rangka menghadiri launching Rumah Singgah Pasien (RSP) yang digagas dan dimotori oleh Pengurus Aksi Sosial dan Advokasi (ASA) periode 2025β2028.
Kehadiran Bupati Majene menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Majene terhadap upaya penguatan layanan sosial, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan selama menjalani pengobatan di Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Andi Achmad Syukri Tammalele menyampaikan bahwa kehadiran Rumah Singgah Pasien ini merupakan wujud konkret komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Majene, terutama bagi pasien rujukan yang harus menjalani perawatan medis di luar daerah.
βRumah Singgah Pasien ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen bersama untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan sakit. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi inisiatif ini karena sejalan dengan visi pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan,β ujar Bupati Majene.
Ia menegaskan, keberadaan RSP di Kota Makassar diharapkan dapat dimaksimalkan pemanfaatannya sebagai tempat singgah yang layak dan aman bagi pasien serta keluarga pendamping selama menjalani proses pengobatan.
Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang harus menanggung beban ganda, baik dari sisi kesehatan maupun biaya hidup selama berada di luar daerah.
βPaling tidak, dengan adanya Rumah Singgah Pasien ini, kita bisa membantu meminimalisir beban biaya masyarakat, terutama biaya tempat tinggal dan kebutuhan dasar lainnya selama menjalani perawatan medis di Makassar,β jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Majene berharap sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat, termasuk organisasi sosial seperti ASA, dapat terus diperkuat guna menghadirkan layanan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia juga mendorong pengelolaan RSP dilakukan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Launching Rumah Singgah Pasien ini ditandai dengan peninjauan langsung fasilitas RSP oleh Bupati Majene, didampingi pengurus ASA. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai tempat singgah sementara yang nyaman dan representatif bagi pasien rujukan beserta keluarga pendamping, sekaligus menjadi ruang pemulihan awal sebelum maupun sesudah menjalani perawatan di rumah sakit.
Dengan hadirnya Rumah Singgah Pasien ini, diharapkan masyarakat Majene yang menjalani pengobatan di Kota Makassar dapat memperoleh dukungan yang lebih baik, baik secara moril maupun materiil, sehingga proses penyembuhan dapat berjalan lebih optimal. Rilis (ikhsan)
