Bupati Majene Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Amanah dan Kekompakan Kerja

MAJENE, Porossulbar.id β Setelah melalui penantian yang cukup lama, Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M.. akhirnya secara resmi melantik sejumlah Pejabat Administrator dan Pengawas Pemerintah Kabupaten Majene.

Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, pada Jumat, 23 Januari 2026.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam upaya penguatan struktur birokrasi pemerintahan daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sejumlah pejabat yang dilantik merupakan hasil dari proses seleksi dan persetujuan yang cukup panjang, termasuk melalui mekanisme evaluasi di tingkat pusat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd., Wakil Ketua DPRD Majene, H. Abd Wahab, S.H, Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, Ardiansyah, S.STP, para kepala OPD, pejabat struktural, serta undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele, menegaskan bahwa jabatan yang diemban oleh para pejabat bukanlah sekadar posisi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan loyalitas kepada masyarakat.
βJabatan ini adalah amanah. Saya minta kepada seluruh pejabat yang dilantik agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Harus solid, kompak, dan mampu bekerja sama dalam menjalankan tugas pemerintahan,β tegas Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja aparatur Pemerintah Kabupaten Majene yang selama ini dinilai berhasil meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Majene saat ini menempati peringkat pertama di Sulawesi Barat dan peringkat kedua di Sulawesi Selatan dalam hal pelayanan kepada masyarakat.
βPrestasi ini bukan sesuatu yang mudah diraih. Oleh karena itu, kita semua harus mampu mempertahankan dan bahkan meningkatkan capaian tersebut. Jangan cepat berpuas diri,β ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa proses mutasi dan pengangkatan pejabat di lingkungan Pemkab Majene saat ini harus melalui sejumlah persyaratan ketat sesuai regulasi terbaru dari pemerintah pusat. Ia mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 150 nama calon pejabat yang diusulkan ke pusat, namun hanya sebagian yang telah mendapatkan persetujuan.
βSekarang ini ada persyaratan yang wajib dipenuhi untuk menduduki jabatan, salah satunya kelengkapan SKP dan administrasi lainnya. Jadi tidak semua yang diusulkan bisa langsung dilantik,β jelasnya.
Bupati juga meminta kepada para ASN yang belum masuk dalam gelombang mutasi kali ini agar bersabar dan tetap bekerja secara maksimal. Ia memastikan bahwa proses tersebut masih berjalan dan menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.
βBagi yang belum masuk dalam gerbong mutasi ini, saya minta bersabar. Kita masih menunggu persetujuan pusat. Kemungkinan Minggu depan akan ada kelanjutan. Saya minta Pak Sekda untuk mengawal proses ini dengan baik,β tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, salah satu pejabat yang turut dilantik adalah Abrar Effendy, S.IP., M.Si, yang resmi menjabat sebagai Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Majene. Sebelumnya, Abrar Effendy menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang Kerja Sama Media pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Majene.
Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja pemerintahan daerah, meningkatkan koordinasi antarperangkat daerah, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.rilis (ikhsan)
