Kunjungan Kerja Kadisdikpora Majene, Komitmen Jaga Pendidikan dan Pengembangan Potensi Muda di Wilayah Terdampak Bencana

MAJENE, Porossulbar.id – 17 Januari 2026, Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Majene, Andi Asraf Tammalele, S.Sos, melakukan kunjungan kerja pada Sabtu (17/1/2026) dengan dua agenda utama yang menyasar langsung peningkatan kualitas layanan pendidikan di wilayah Kecamatan Malunda.
Kunjungan kerja tersebut diawali dengan kegiatan sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang digelar di UPTD Malunda.
Rombongan Kadisdikpora disambut langsung oleh Kepala UPTD Malunda, Syarifuddin, S.Pd., M.Pd, bersama para kepala sekolah, guru, serta perwakilan masyarakat setempat.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif terkait mekanisme, persyaratan, jalur pendaftaran, hingga jadwal pelaksanaan PPDB agar dapat dipahami secara merata oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Dalam sambutannya, Andi Asraf Tammalele menegaskan pentingnya transparansi dan keadilan dalam proses PPDB. Ia menekankan agar pihak sekolah dapat menjalankan seluruh tahapan sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun polemik di tengah masyarakat. βPPDB harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Sosialisasi ini penting agar orang tua dan peserta didik memahami prosedur sejak awal,β ujarnya.
Usai kegiatan sosialisasi, Kadisdikpora melanjutkan kunjungan ke SD Negeri No.16 Tanisi untuk meninjau langsung kondisi sekolah yang terdampak pascagempa bumi.
Di lokasi tersebut, Kadisdikpora didampingi Kepala Sekolah Nuzaid, S.Ag, yang memaparkan kondisi sarana dan prasarana sekolah yang hingga kini masih memerlukan perhatian serius. Beberapa fasilitas belajar dilaporkan mengalami kerusakan dan belum mendapatkan penanganan optimal dalam beberapa tahun terakhir.
Melihat langsung kondisi tersebut, Andi Asraf menyampaikan keprihatinannya sekaligus komitmen untuk mengawal proses perbaikan dan pembenahan fasilitas sekolah.

Ia menegaskan bahwa lingkungan belajar yang aman dan layak merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar proses belajar mengajar dapat berjalan secara maksimal. βIni menjadi catatan penting bagi kami di Dinas Pendidikan.
Sekolah yang terdampak bencana tidak boleh dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan,β tegasnya.
Pada agenda berikutnya, Kadisdikpora Majene menjadwalkan pertemuan dengan Anggota DPRD Kabupaten Majene dari Fraksi Gerindra, Junaedi, guna membahas sejumlah isu strategis terkait pengembangan sektor pendidikan serta pembinaan pemuda dan olahraga di Kabupaten Majene.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda.
Kunjungan kerja ini menjadi wujud komitmen Kadisdikpora Kabupaten Majene dalam memastikan program pendidikan berjalan sesuai harapan serta menjawab berbagai persoalan yang dihadapi satuan pendidikan di lapangan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana dan membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.” Tutup adik kandung bupati majene. Rilis (ikhsan).
